Daihatsu Surabaya

DONNY DAIHATSU
MARKETING SENIOR DAIHATSU
SILAHKAN HUBUNGI :
BBM: -
Hot News

Berita

Daihatsu Target Naik 10% di Sulsel

PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (DSO) menargetkan marketnya akan naik 10% di Sulawesi Selatan pada tahun 2016.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (DSO), Kroda Kalantara, saat memaparkan marketnya, di kantor DSO Cabang Urip Sumoharjo, Rabu (27/1/16).

Kroda bilang, di tahun 2016 ini akan menjadi momen yang penting bagi Daihatsu, dimana pasar otomotif semakin ketat sepanjang tahun ini.

"Kita melihat potensi yang ada, dimana tahun 2016 akan adanya pencairan dana-dana pemerintah yang akan mendongkrak infrastruktur. Itu salah satu faktor yang mampu menaikkan pertumbuhan ekonomi dan berdampak bagi otomotif," ucapnya.

Menurut data yang ada, di Sulawesi Selatan pada tahun 2014 market semua merek mencapai 31.780 unit dan naik di tahun 2015 sebesar 34.400 dan diprediksi di tahun 2016 mencapai 36.500 artinya market semua merek yang ada di Sulsel akan naik sebesar 6,1%.

"Ini prediksi kita, tapi khusus merek Daihatsu di Sulsel pada tahun 2014 mencapai 6.249 unit yang berarti kita berkontribusi di Sulsel itu  sebesar 19,66 persen. Kontribusi kita juga naik pada tahun 2015 mencapai 21,8 persen dengan total jualan 7.500 unit. Data di 2015 kan masih sampai november jadi kita prediksi sampai desember dan itu hasilnya naik marketnya kita," ungkapnya.

Sementara, Kroda, meramalkan, di tahun 2016, Daihatsu di Sulawesi Selatan akan naik kontribusinya ke angka 22,6% dari tahun lalu. Dengan penjualan yang diharapkan di angka 8.250 unit. "Melihat penjualan kita di tahun 2016 ini, kita berharap akan tumbuh 10 persen," paparnya.

Pihaknya sangat optimis, tidak hanya karena faktor infrastruktur yang segera terbangun di tahun ini. Namun, adanya dua produk baru Daihatsu yang akan meluncur di semester dua tahun 2016.
Produk baru tersebut, kata Kroda akan masuk di segmen "gemuk" dimana segmen ini juga akan menjadi penunjang kontribusi Daihatsu.

"Masuk di segmen compact entry atau LCGC Dan compact entry tersebut menjadi tulang punggung ketiga kami setelah Pick Up dan Xenia," ungkap Kroda.

Tiga Tulang punggung tersebut ditarget akan naik juga. Seperti Pick Up Low yang merebut market 62% ditahun 2015 diharapkan tahun ini masih sama. Sementara, Xenia (MPV Low Bonet) diharapkan naik 3% menjadi 17% kontribusinya. Sementara Ayla (Compact Entry) diharapkan naik 7% menjadi 25%.

"Kita bisa pertahankan di angka 60 persen untuk pick up low itu sudah lumayan sukses kita. Ayla (compact entry) kita prediksi naik 7 persen karena dua produk yang akan kami luncurkan masuk di segmenya LCGC satu kelas agya," jelasnya.

Market yang jelas bergerak di Sulsel tersebut membuat pihak Daihatsu optimis akan peluncuran produk barunya itu.

Di daerah Sulsel ada beberapa kota yang menjadi kontribusi penjualan. Makassar berkontribusi sebanyak 60% terhadap penjualan di Sulsel, kedua kabupaten Gowa, disusul Maros dan Bone.

Sementara, di tahun 2014, secara nasional market di semua merek mencapai 1.195.000 unit sedangkan di 2015 mencapai 1.031.000 unit. Market tersebut turun dikarenakan di tahun 2015 ekonomi mengalami kelesuhan secara nasional. " Tapi Sulsel marketnya semua naik," ujar Kroda.  Dan diprediksi di 2016 secara nasional akan naik 6 persen sebanyak 1.100.000 unit.

Sementara, khusus merek Daihatsu secara nasioanal di tahun 2014 penjualannya mencapai 183.700 unit dengan kontribusi ke nasional itu berada di angka posisi 15,37% dan di tahun 2015 sebanyak 166.000 unit dengan persentase kontribusi market share diposisi 16,1%. Dan diprediksi di tahun 2016 naik ke angka 182.500 unit dengan kontribusi market share mencapai posisi 16,59%.

"kami harap kontribusi penjualan kami ke nasional itu tumbuh 9 persen dari tahun 2015 lalu yang mencapai angka penjualan 166.000 unit ke angka 182.500 unit," jelas Kroda. (nda/suk)